Pagi, 26 Maret 2009, ahhh.. hari ini special untukmu sayang. Kau akan mengikuti student performance di Elfa Music School dan tampil dihadapan orang-orang sebagai bagian tanggung jawab yang harus kau laksanakan.
Untuk orang lain ini akan menjadi hal yang biasa, tapi buatku ..hari itu sangat luar biasa cintaku, karena engkau adalah permata hatiku, semua yang kau lakukan menjadi luar biasa untukku…ahhh seorang Ibu memang selalu melebih-lebihkan ya Nak..?
Engkau cantik cintaku dengan kerudung putihmu.. dan Bunda bangga karena engkau tidak pernah merasa malu menggunakan kerudung.. engkau menyadari itu sebagai cirimu sebagai wanita muslimah dan Bunda bangga hal itu…walaupun engkau baru 12 tahun..
Engkau tidak malu berada disekitar orang-orang seusiamu yang tidak berkerudung..teruslah seperti itu sayangku..

Bunda tahu engkau agak grogi karena mendapat giliran pertama dari sesi ketiga.. Bunda tahu ketika engkau permisi ke kamar mandi adalah untuk menenangkan hati.. dan ketika bunda pegang tanganmu,… dingin.. Ahhh engkau pasti bisa cintaku dan seuntai do’a bunda panjatkan.. berilah kelancaran ya Alloh.
Ketika namamu dipanggil, engkau tahu sayangku, hati bundamu ini berdegup-degup tidak karuan..norak ya sayang..tapi itulah seorang ibu..

Saat jemari tanganmu menari diatas bilah-bilah piano. Bunda dengarkan setiap tekanannya dan bunda tahu kapan engkau mantap dan kapan engkau ragu…
Dua kali jarimu tidak pada nada yang benar.. tidak apa sayang.. teruskan saja karena tidak ada sesuatu yang sempurna.. dan engkau berhasil mengatasi kesalahan itu dengan segera..ahhhh…Bundamu legaa…

Bundamu bangga sayang..Engkau berjuang untuk mendapatkan penilain dengan predikat baik bukan hanya cukup.. dan bunda hargai itu.
Seperti yang sering Bundamu sampaikan, Dalam segala hal, Bunda tidak menuntutmu dengan hasil akhirnya tapi yang Bunda hargai adalah usahamu. Apapun hasil akhirnya, Bunda akan bangga.. Bunda akan hargai itu.
Sejuta cinta untukmu sayang..Ibumu akan selalu menjagamu, Ibumu ini akan selalu mencintaimu apa adanya…karena engkau adalah permata hatiku

Bandung, April 2009
Setiap langkah,
ada kehampaan
mengukir jalan panjang
menapaki mengikuti alur waktu
ada kesendirian
kesunyian…
aku merindukanmu Ibu


Cerita yang kutulis di Kisah Aku dan Warung Kecilku (part 1) dan Kisah Aku dan Warung Kecilku (part 2)
aku maksudkan bukan sisi company nya yang ingin aku soroti tapi sisi wirausahanya yang ingin kutampilkan.
Jujur saja hati ini merasa miris ketika orang berlomba-lomba untuk menjadi PNS, ribuan orang mendaftar jadi PNS berbagai macam cara ditempuh dari yang mulai cari joki, cari kenalan orang dalam bahkan ada juga yang nekad lewat calo dengan membayar dana untuk melancarkan langkah menuju status PNS.
Maaf bukan berarti semua PNS seperti itu. Aku kenal banyak orang yang memang mereka punya potensi, mengikuti jalur normal penerimaan sebagai PNS dan akhirnya diterima sebagai PNS.
Sebegitu sempitkah lahan untuk memperoleh pekerjaan ataukah pola berpikirnya yang kurang tepat atau masih salah ?
Kalau bicara masalah image atau citra, memang beberapa pihak memandang wirausaha sebagai hal yang nothing dibandingkan dengan profesi lain misalnya saja bekerja di perusahaan BUMN, menjadi pegawai pemerintahan, dokter atau pilot ? itu memang sudah kadung mempunyai image sebagai profesi unggulan.
Sejak kecil saja kita dicekoki oleh informasi kalau ditanya cita-cita maka hampir kebanyakan kita bilang jadi dokter, kalau tidak jadi pilot atau jadi presiden. Pernahkah ada yang ketika ditanya akan menjawab misalnya jadi juragan telor atau juragan ayam?
Menyadur dari buku Bob Sadino, mereka bilang saya gila, beberapa hal sangat menarik menurutku dan aku pikir bisa dijadikan bahan renungan atau referensi mungkin.
halaman 10,
”Saya termasuk yang setuju dengan perkataan Prof. J Rachbini yang menyatakan, bahwa salah satu cara untuk mematahkan belenggu kemiskinan masyarakat kita adalah lewat bisnis. Bisnis itu termasuk wiraswasta didalamnya ”
Tulisan ini tidak bermaksud membangga-banggakan profesi wiraswasta. Tapi menurutku wiraswasta pun bukan hal yang memalukan untuk dijadikan sandaran hidup. Bahkan wiraswasta malah dapat membuka peluang lapangan pekerjaan untuk orang lain.
Mulailah ubah paradigma untuk bekerja pada perusahaan-perusahaan bonafide sebagai satu-satunya cita-cita, mulailah berfikir untuk bisa memiliki usaha sendiri atau usaha sampingan, sehingga kita akan punya peran untuk mengurangi angka pengangguran di republik tercinta ini, yang konon saat ini katanya semakin membengkak.
Semoga.!
Warungku sederhana saja, tapi didalamnya penuh cinta dan persahabatan.
Aku mencintai pekerjaanku.. aku mencintai mereka, orang-orang yang dengan tulus selalu berbagi ide, memberi dukungan dan rela bekerja sampai malam bahkan subuh jika dead line tiba..
Perjalanan untuk sampai ke titik ini tidaklah mudah.
Masih aku ingat ada satu episode dimana untuk mendapatkan kepercayaan pinjaman modal dari bank sangatlah susah.
Awal tahun 2005 aku dapat pekerjaan yang cukup besar dan kendala utama bukanlah disisi teknik tapi bagaimana pekerjaan tersebut aku biayai.
Biaya untuk pekerjaan-pekerjaan kecil bisa aku tutup tapi kalau biaya yang diperlukan sampai berpuluh kali lipat dari biasanya..hoaaxxxx…. Jual seluruh property saja rasanya gak bakal nutup deh…!!
Aku coba mengajukan kepada salah satu bank milik pemerintah daerah dan kebetulan aku buka rekening giro disana. Semua keluar masuk keuangan dari client terlihat jelas disitu. Tapi belum sempat melengkapi syarat-syaratnya sudah ditolak duluan dan pihak bank mengatakan bahwa bank hanya memberi pinjaman modal kepada proyek-proyek yang berasal dari Pemda..
Walaupun Aku berkilah, proyek yang kami ajukan adalah dari BUMN terpercaya …gak mungkin macet dehhh, tapi keukeuh.. tidak bisa.. Beu..!!!
Tidak mau menyerah, aKu coba lagi ajukan ke bank milik pemerintah lainnya.. mereka antusias, tapi lagi kendala muncul, saat itu program pinjaman dengan jaminan SPK (surat perintah kerja) sedang di stop dahulu karena kredit macet para pengusaha besar… lagi-lagi duhhhhh
Aku coba cari referensi ke teman-teman dan saudara yang konon katanya sahdan dekat dengan pusat kekuasaan. entah berapa proposal yang aku sampaikan..hasilnya ? ahhhh..hanya angin surga belaka.
Duhhhh… coba aku punya koneksi dengan cendana ..hi hi hi, mental ibu-ibu mulai down..
Baik…aku sudah optimal berusaha maka usaha terakhir aku adalah tengadahkan tangan dan kukatakan ” Ya Alloh jika ini baik untuk kami, berilah kemudahan..”….kekuatan DO’A !!
Kekuatan do’a, aku percaya itu.. Entah karena kisahnya harus berakhir happy, aku dapat kenalan seorang teman dari Jakarta. aku dapat referensi, Bank dengan basis syariah, Bank Muamalat !!
Aku sebetulnya sudah agak-agak trauma berhadapan dengan bank..tapi baiklah aku coba saja, namanya juga usaha.
Ternyata proses yang kulalui tidak berbelit-belit. Survey hanya dilakukan dua kali, sebelum pengajuan data-data dan setelahnya.
Pinjaman dengan jumlah yang kuajukanpun disetujui. Pengembalian pinjaman dilakukan dengan cicilan bulanan dan pelunasan seluruh pinjaman adalah pada saat proyek telah selesai dibayar….
ahhhh dunia lebih luas rasanya saat itu !! Terima kasih Ya Alloh…
Akhirnya aku dapatkan lembaga pemberi dana yang memberi kemudahan dan sekarang semua pembayaran gaji, transaksi atau bank garansi termasuk pembayaran dari client aku pindahkan ke Bank Muamalat. Bank daerah aku tinggalkan..bye-bye!!
Sttt.. selama proses pengajuan kredit ataupun setelah kredit cair gak ada yang namanya dana siluman tuhh, saat ada kunjungan pun tidak boleh ada jamuan, bahkan bingkisan pun tidak mereka terima..salut lah…!!
Aku sampaikan terimakasih untuk Pa Chairil Noor, Pa Imrad, Pa Marwan, Bu Rina, Pa Asra dan seluruh pimpinan serta staf bank Muamalat, terutama Bank muamalat cabang Fatmawati Jakarta.
Semoga Alloh SWT membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu..




Thredio Workshop (Paging system project)

(Well test monitoring project)



Semarang Power Plant (Fire alarm project)

(UPS Repair project)

(MOU)

(Temp On Line Project)

Training (Temp On Line Project)

(IRMC Unmanned platform Project)

Terima kasih sahabat..
Semoga kita bisa terus berkarya dan menjalani kebersamaan ini dengan penuh pengertian dan kasih sayang.
I love you all.
Hari ini aku membaca buku “BOB SADINO, mereka bilang saya gila”. Baru 19 halaman aku baca, tapi ada beberapa hal menarik dalam kisah yang disampaikan.
Ada kesamaan yang aku alami yaitu untuk sisi spontanitas keluar dari zona safe atau keluar dari status pegawai dan memilih jalur wiraswasta.
Waktu itu secara spontan aku memutuskan keluar dari zona kenyamanan, melepaskan jabatanku sebagai site manager dengan segala fasilitas dan gaji memadai yang aku terima (’memadai’ disini dengan standard hidup menurut ukuranku lho ! ) dan berubah mengambil jalur jadi seorang wiraswasta yang belum ketahuan juntrungan berhasil atau tidaknya bahkan berapa penghasilan yang aku terima setiap bulanpun masih gelap!
Ya… dorongan spontan yang muncul karena suasana hati yang sedang tidak nyaman atau dengan kata lain sedang terusik…. hah? Biasa ibu-ibu…! dan ini lebih tepat disebut dengan aksi nekad mungkin seperti bom bali..he he he (tapi itu terlalu serem ahh)
Nah..Kalo ditinjau dari sudut tujuan keluarnya jelas beda. Dari sudut ini Bob Sadino lain dengan aku, kalo beliau memang memang sengaja secara spontan keluar dari zona safe karena ingin merasakan hidup miskin, miskin yang sebenar-benarnya, sehingga sengaja memilih profesi jadi supir taksi gelap dan keluar dari perusahaan pelayaran dan ekspedisi di Eropa…unik!!sedangkan aku karena hati yang terluka ..wikkhhh (jadi inget jaman dahulu kala ada lagu yang berjudul itu rasanya..)
Setelah keluar ? diputuskan untuk menempuh jalan kewirausahaan atau enterpreneurship (gaya..!!). Maka pada Mei 2004 aku dirikan warung kecil bersama 3 orang teman.
Mudah ?
sama sekali tidak… zona nyaman masih menghantuiku. Perlu perjuangan keras untuk bisa bertahan seperti sekarang.. kadang kami bekerja sampai jam tiga pagi atau kadang pula tidak tidur semalam suntuk. Dengan berjalannya waktu alhamdulillah sekarang sudah sekitar 25 orang bergabung menjadi bagian didalam warung kecilku.
Bagaimana penghasilan yang diterima ?
ketika awal berdiri jangan tanya nilai penghasilan yang diterima, karena sudah bisa ditebak tidak bakal sesuai dengan pengorbanannya.
Ketidakseimbangan materi yang diterima bukan lagi hal penting pada waktu itu karena ada kenikmatan lain yang aku terima, kebebasan berekpressi, ketenangan jiwa dan yang penting aku bekerja karena aku menyukai bidang tersebut bukan karena aku ingin dipuji oleh atasan! Hemmmm…nikmat..!!
Hikmah yanng bisa diambil ?
Memulai sesuatu yang baru yang paling sulit memang justru pada saat awal dimulainya. Banyak pertimbangan dan kekhawatiran yang muncul, terutama ketika muncul pertanyaan, dari mana biaya hidup ini akan aku penuhi? Bagaimana jika usaha ini tidak berjalan baik? Bagaimana jika aku gagal ?
Banyak sekali pertanyaan yang muncul waktu itu dan terus terang aku sempat gundah gulana… tapi semua itu hilang ketika satu keyakinan muncul bahwa rejeki itu datangnya dari Boss diatas, dari pemilik kehidupan ini bukan.. ?!
Bukankah sebagai manusia kita hanya diwajibkan berusaha secara optimal, hasilnya ? hak preogratif yang Maha Pencipta dong..!
Sepenggal kisah aku dengan warung kecilku mungkin bukan kisah seru kayak film-film heroik atau kolosal atau berurai air mata kayak sinetron di teve… kisah ini hanya kisah biasa tapi aku ingin bagi kisahnya, semoga ada manfaatnya.
Sebagai catatan, perbuatan aku keluar dari zona safe tanpa pertimbangan karena lebih banyak emosi jiwa ketimbang logika yang main, mungkin tidak patut ditiru. … itu jelas-jelas bad idea lah… he he
So.. jika ada tekad, keyakinan dan usaha maka semua pasti bisa dilalui.
Jadi.. siapa mau jadi wirausaha ?

Aku dan orang-orang yang aku cintai saat 5 Mei tahun lalu, 4th anniversary !!
Tahun lalu diisi dengan one day outing … seruuuu..!!
![]() |
![]() |
|---|
Pagi ini aku laksanakan ritual pagi, joging.
Sepatu ok, baju sudah ok dan go.
Aku berlari dengan suasana hati yang cerah ceria, udara pagi yang asyik, matahari pagi bersinar dengan pesonanya seolah mengucapkan selamat pagi cinta, aku datang untuk menghangatkanmu… duhhh romantis abissss
Satu putaran berjalan mulus, tapi pas putaran kedua terjadilah kisah ini. Ketika aku tarik nafas dalam-dalam tiba-tiba …. Muahhhh.. sebuah ciuman mendarat di tanganku..
Ciuman yang membuat jantungku berdebar dan bagian tangan yang dicium langsung memerah.. rasa panas mengalir diseluruh tanganku ..duhhhh ciuman mu sungguh maut, membuat aku terhenti seketika dan terpana… hikkhhhhhh
Berani-beraninya engkau menciumku, memangnya siapa kamu ? tanpa permisi engkau sentuh tubuhku!! Engkau sungguh jahat, engkau membuat ritual pagiku terhenti dan racun yang kau tanamkan mengalir kedalam tubuhku..duhhh
Satu hal ingin kukatakan padamu, ”Aku sama sekali tidak suka kamu cium, engkau tidak ganteng, engkau tidak seksi, karena engkau hanyalah binatang kecil dan orang menyebutmu TAWON !!!! malam ini pun bekas ciumanmu masih terasa, terlalu !!”
P.S.
”Tawon engkau sungguh engga banget, sungguhhhhh !! ”

Setiap pengembaraanku
Adalah untukmu
Setiap kebahagiaanku
Akan kubagi serta dengamu
Tapi….
Cukuplah kesedihan untukku saja
Tak akan kubagi denganmu cintaku
Semua lara akan lenyap cintaku
Ketika aku memandangmu
Semua gundahku menjauh cintaku
ketika kupeluk engkau
Tak akan pernah habis cintaku untukmu
Karena engkau pernah didalam ragaku
Karena ….
Bukankah kasih ibu sepanjang waktu bidadariku?

Ngakunya orang Bandung sih, tapi yang namanya ke museum Geologi yang terletak di Jl. Diponegoro, belum pernah sekalipun aku singgah.. padahal sudah lewat ratusan kali didepannya ..terlalu !!
Akhirnya ada penyadaran yang terjadi, ketika sulungku ngajak kesana.. “Bunda.. kita ke museum Geologi yu… Bunda sudah pernah kesana ? “.. Glekk…Aku tersenyum malu (kayak abege yang dipandangi pacarnya..) dan mengaku bersalah..”belumm…”. ahhhh, sebelum malu berkepanjangan alias dipermalukan oleh Bill, cepat-cepat aku tambahkan ” boleh.. kita kesana hari ini..”
So… berangkatlah 4 sekawan ke lokasi yang namanya Museum Geologi..
Hemmm bangunannya kokoh, gagah, ganteng.. tampilan bangunan sisa peninggalan jaman baheula.. bercat putih dengan daun jendela yang lebar-lebar.. langit-langitnya tinggi, lantai marmer.. hemmhh
Koleksinya ? menakjubkan… berbagai koleksi geologi dapat dijumpai disini.
Dari mulai jenis batuan, dari segala jaman tentunya, mineral, meteorit, fosil-fosil binatang laut dan yang menarik hatiku adalah fosil binatang laut yang berusia 250 juta tahun lalu.. hemm..bisa dipegang lagi, namanya aku lupa.. hikkh .. Menurut sumbernya semua koleksi telah dikumpulkan sejak 1850-an.
Terus fosil manusia purbakala, ada fosil gajah purbakala.. ada juga fosil-fosil tumbuhan dari jaman baheula..
Yang menarik adalah koleksi batu-batuan.. kristal warna ungu, intan..uhhhh lucu..
Selain itu ada juga sejarah pembentukan pulau-pulau di Indonesia. Ada juga keterangan langkah-langkah yang biasa dilakukan saat melakukan pencarian fosil-fosil, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan.
Di lantai dua ada tentang proses ekplorasi minyak bumi sampai menjadi bahan bakar bensin, minyak tanah dll.
Jalan kemarin itu memang kurang asyik, karena senjata utama handycam lupa tidak kebawa.. jadi kurang okeh..karena tidak bisa narsis-narsisan dan tidak banyak foto yang bisa diambil cuma mengandalkan camera di handphone.
Keluar dari museum, bontot kriwil ku minta makan siang.. hemmm sesekali makan di pinggir jalanlah. kebetulan didepan museum Geolagi ada taman lansia..disekitanya ada jualan makanan di tenda-tenda, dari mulai nasi timbel, nasi bakar ampe kupat tahu.. sagala aya lah..
Melewati taman tersebut dengan berjalan kaki, adeemmm, sunyi.. pohonnya besar-besar ..ahhhh segerrrrr..ada juga bangku-bangku untuk duduk-duduk.
Nasi bakar jadi pilihan dengan menu ayam bakar, pepes tahu, perkedal jagung, lalaban plus sambal ditambah teh botol. Untuk harganya murah abissss.. 4 orang cuma habis 53 ribu saja..
Itulah kisah jalan-jalanku hari sabtu ini. Ternyata museum bisa dijadikan alternatif menjadi jalan-jalan yang mengasyikan.. selain ilmu bertambah, keuangan negara juga untuk sisi pengeluaran tidak terlalu besar, beda dengan jalan ke mall.. he he.
So.. tidak salah sekali-kali si kecil diajak jalan-jalan ke tempat-tempat yang sejenis seperti itu..malah lebih bermanfaat ketimbang jalan-jalan ke mall..
Siapa bilang kalau rencana sudah matang semua akan tereralisasi seperti yang diharapkan..
Kadang aku lupa satu kekuatan yang maha menentukan segala sesuatunya.. Big Boss alam semesta…
Ini contoh beberapa rencana yang bener-bener sudah mateng tapi gatot alias gagal total.
-
25 Januari lalu sudah direncakan untuk tunangan keponakanku.. semua sudah disiapkan, pasangan yang mau tunangan kelihatan happy.. keluarga sudah diberi tahu, pakaian, makanan dan list undangan sudah fix.
Kami pun sudah yakin dan deal 25 january akan ada lamaran dari pihak laki-laki… tapi tiba-tiba tanggal 19 january, keponakaku sms, ”Tan, kayaknya aku benci dia.., I’m not comfort”
What ?….aku suruh dia kerumah.. dan bla..bla..bla… keukeuh minta batal..ahhh tidak logic tapi memang terjadi, batallllll… sungguh aneh, hati ponakanku tiba-tiba berubah secepat kilat… duhhh..
-
31 january kemaren adalah jadwal terakhir crew dari warungku untuk maintenance project di offshore. Semua sudah dipersiapkan, tools, material, safety, etc sejak seminggu sebelumnya.
Meeting pagi-pagi kusampaikan, “Besok Sabtu, crew maintenance jadi berangkat ya…”.. pede tanpa bilang INSYALLAH lagi..
Tiba-tiba 30 January malem dapet email,
“..According to your visiting NBU for iRMC & Well Test regular maintenance, we regret to inform you that the schedule shall be revised due to weather reason as informed by CNOOC SES Ltd. Head Office.
Therefore, we would like to re-schedule to February 2009.”So… semua harus di reschedule lagi, padahal jadwal sudah mulai padat.. emhhhh aku lupa lagi…. INSYALLAH, seharusnya itulah yang kukatakan!!!
-
Rabu 3 Februay 2009, ada penandatanganan MOU antara warung kecilku dengan PLN J&P. Di undangan tercantum Jl. Bekasi timur raya no.18 Jakarta. Dari Bandung start jam 08.30 dengan prediksi jam 12 siang paling telat sudah duduk manis di tempat undangan… emhhhh tanpa bilang INSYALLAH lho.
Yang terjadi adalah, ‘ndut (dia adalah seksi antaran di warungku) kebingungan dengan alamat tersebut dan hampir 1.5 jam dipakai untuk mencari lokasi, padahal dia ahlinya untuk alamat Jakarta dan kami berputar-putar di jalan Jl. Bekasi timur raya hampir 1 jam.. duhhhhh
Pukul 13.00 aku tersadar..duhhh Ya Rabb, aku lupa dengan INSYALLAH… ampun ya Alloh.. 13.15, lokasi ditemukan… ahhhh.. betapa lalainya aku ini, pede…
Itu adalah beberapa kasus saja, kadang kita kelewat pede dan yakin bahwa kalau sudah direncakan dengan baik maka semua dapat terlaksana sesuai yang diinginkan dan dibayangkan..
jadi inget kata Pa Ustadz, “semua yang terjadi di dunia ini adalah ketentuannya, bahkan daun kering yang jatuh pun adalah ketentuanNya. Jadi jika Alloh belum berkehendak, tak akan terjadi apa yang kita rencanakan atau inginkan”
Duhhh.., Rabb mohon ampun…
Kalau untuk urusan yang satu ini, aku selalu punya waktu… telanjur sayang kali..Falling in Love lah.
Setiap sudut dipekarangan rumah, full sama yang namanya mahluk indah ini..
Untung Boss di rumah tidak pernah murka…beliau cukup paham dengan hobby yang satu ini.
Pinggir kanan car port aku tempel juga dengan bunga.. berkesan maksa tapi tembok yang tadinya sepi polos tanpa ekspressi, lumayan jadi lebih sejuk dan bermakna…he he he |
![]() |
![]() ![]() |
Pilar rumah juga jadi sasaranku juga… walaupun spion mobil kadang-kadang menghantamnya.. tapi tidak apa-apa..pokoknya aku mau hijauuuu..Diatas garasi tak akan aku biarkan sepi dong…. jadi aku gantung pula tanaman jenis pakis. Bunga seperti ini tidak perlu panas banyak, asal kena sinar sebentar saja sudah tumbuh bagus… |
| Di teras rumah ?… wah ini lahan favorite ku… panasnya hanya datang pagi-pagi dan siang hari cukup terlindungi… jadilah anggrek bulan aku simpan disana.. Kalau lagi bete… nongkrong dan mandangi mereka.. emhhh adeeeemmm banget..
|
Nah.. kalo yang ini sebenarnya pohon jambu mawar… tapi dengan bergesernya waktu… tiba-tiba jadi pohon sirih…wikkkkhhh . Pojok depan aku penuhi juga dengan bunga..
Dekat pagar aku tanami dengan bunga berwarna ungu ini… orang bilang tapak dara kalo tidak salah ….aku kurang peduli dengan nama-nama bunga, yang penting … lucu ..!!
Kalo ini foto-foto euphorbia ku… dulu dapetnya dengan perjuangan juga dari daerah bogor tapi jauh diatas… ampe pegel naek mobilnya. Untung Boss sabar mengantarku kesana sekalian bawa anak-anak liburan walaupun sempet rada sedikit protes..”Emang di Bogor bawah tidak ada yang jualan euphorbia Bun…??”… aku berdalih ” ya ada, tapi yang diatas sana koleksinya bagus-bagus lho..” hikkk cari jastifikasi!!
Ahhh … aku suka halamanku, gak terlalu luas tapi aku betah duduk disana… So..bersyukurlah dengan apa yang kita punya, maksimalkan potensinya maka HIDUP AKAN TERASA INDAH dan BERMAKNA.. gak percaya ? Coba saja..!! |




Pinggir kanan car port aku tempel juga dengan bunga.. berkesan maksa tapi tembok yang tadinya sepi polos tanpa ekspressi, lumayan jadi lebih sejuk dan bermakna…he he he











