Pagi, 26 Maret 2009, ahhh.. hari ini special untukmu sayang. Kau akan mengikuti student performance di Elfa Music School dan tampil dihadapan orang-orang sebagai bagian tanggung jawab yang harus kau laksanakan.
Untuk orang lain ini akan menjadi hal yang biasa, tapi buatku ..hari itu sangat luar biasa cintaku, karena engkau adalah permata hatiku, semua yang kau lakukan menjadi luar biasa untukku…ahhh seorang Ibu memang selalu melebih-lebihkan ya Nak..?
Engkau cantik cintaku dengan kerudung putihmu.. dan Bunda bangga karena engkau tidak pernah merasa malu menggunakan kerudung.. engkau menyadari itu sebagai cirimu sebagai wanita muslimah dan Bunda bangga hal itu…walaupun engkau baru 12 tahun..
Engkau tidak malu berada disekitar orang-orang seusiamu yang tidak berkerudung..teruslah seperti itu sayangku..

Bunda tahu engkau agak grogi karena mendapat giliran pertama dari sesi ketiga.. Bunda tahu ketika engkau permisi ke kamar mandi adalah untuk menenangkan hati.. dan ketika bunda pegang tanganmu,… dingin.. Ahhh engkau pasti bisa cintaku dan seuntai do’a bunda panjatkan.. berilah kelancaran ya Alloh.
Ketika namamu dipanggil, engkau tahu sayangku, hati bundamu ini berdegup-degup tidak karuan..norak ya sayang..tapi itulah seorang ibu..

Saat jemari tanganmu menari diatas bilah-bilah piano. Bunda dengarkan setiap tekanannya dan bunda tahu kapan engkau mantap dan kapan engkau ragu…
Dua kali jarimu tidak pada nada yang benar.. tidak apa sayang.. teruskan saja karena tidak ada sesuatu yang sempurna.. dan engkau berhasil mengatasi kesalahan itu dengan segera..ahhhh…Bundamu legaa…

Bundamu bangga sayang..Engkau berjuang untuk mendapatkan penilain dengan predikat baik bukan hanya cukup.. dan bunda hargai itu.
Seperti yang sering Bundamu sampaikan, Dalam segala hal, Bunda tidak menuntutmu dengan hasil akhirnya tapi yang Bunda hargai adalah usahamu. Apapun hasil akhirnya, Bunda akan bangga.. Bunda akan hargai itu.
Sejuta cinta untukmu sayang..Ibumu akan selalu menjagamu, Ibumu ini akan selalu mencintaimu apa adanya…karena engkau adalah permata hatiku

Bandung, April 2009
Setiap langkah,
ada kehampaan
mengukir jalan panjang
menapaki mengikuti alur waktu
ada kesendirian
kesunyian…
aku merindukanmu Ibu

Pagi ini aku laksanakan ritual pagi, joging.
Sepatu ok, baju sudah ok dan go.
Aku berlari dengan suasana hati yang cerah ceria, udara pagi yang asyik, matahari pagi bersinar dengan pesonanya seolah mengucapkan selamat pagi cinta, aku datang untuk menghangatkanmu… duhhh romantis abissss
Satu putaran berjalan mulus, tapi pas putaran kedua terjadilah kisah ini. Ketika aku tarik nafas dalam-dalam tiba-tiba …. Muahhhh.. sebuah ciuman mendarat di tanganku..
Ciuman yang membuat jantungku berdebar dan bagian tangan yang dicium langsung memerah.. rasa panas mengalir diseluruh tanganku ..duhhhh ciuman mu sungguh maut, membuat aku terhenti seketika dan terpana… hikkhhhhhh
Berani-beraninya engkau menciumku, memangnya siapa kamu ? tanpa permisi engkau sentuh tubuhku!! Engkau sungguh jahat, engkau membuat ritual pagiku terhenti dan racun yang kau tanamkan mengalir kedalam tubuhku..duhhh
Satu hal ingin kukatakan padamu, ”Aku sama sekali tidak suka kamu cium, engkau tidak ganteng, engkau tidak seksi, karena engkau hanyalah binatang kecil dan orang menyebutmu TAWON !!!! malam ini pun bekas ciumanmu masih terasa, terlalu !!”
P.S.
”Tawon engkau sungguh engga banget, sungguhhhhh !! ”

Setiap pengembaraanku
Adalah untukmu
Setiap kebahagiaanku
Akan kubagi serta dengamu
Tapi….
Cukuplah kesedihan untukku saja
Tak akan kubagi denganmu cintaku
Semua lara akan lenyap cintaku
Ketika aku memandangmu
Semua gundahku menjauh cintaku
ketika kupeluk engkau
Tak akan pernah habis cintaku untukmu
Karena engkau pernah didalam ragaku
Karena ….
Bukankah kasih ibu sepanjang waktu bidadariku?

Ngakunya orang Bandung sih, tapi yang namanya ke museum Geologi yang terletak di Jl. Diponegoro, belum pernah sekalipun aku singgah.. padahal sudah lewat ratusan kali didepannya ..terlalu !!
Akhirnya ada penyadaran yang terjadi, ketika sulungku ngajak kesana.. “Bunda.. kita ke museum Geologi yu… Bunda sudah pernah kesana ? “.. Glekk…Aku tersenyum malu (kayak abege yang dipandangi pacarnya..) dan mengaku bersalah..”belumm…”. ahhhh, sebelum malu berkepanjangan alias dipermalukan oleh Bill, cepat-cepat aku tambahkan ” boleh.. kita kesana hari ini..”
So… berangkatlah 4 sekawan ke lokasi yang namanya Museum Geologi..
Hemmm bangunannya kokoh, gagah, ganteng.. tampilan bangunan sisa peninggalan jaman baheula.. bercat putih dengan daun jendela yang lebar-lebar.. langit-langitnya tinggi, lantai marmer.. hemmhh
Koleksinya ? menakjubkan… berbagai koleksi geologi dapat dijumpai disini.
Dari mulai jenis batuan, dari segala jaman tentunya, mineral, meteorit, fosil-fosil binatang laut dan yang menarik hatiku adalah fosil binatang laut yang berusia 250 juta tahun lalu.. hemm..bisa dipegang lagi, namanya aku lupa.. hikkh .. Menurut sumbernya semua koleksi telah dikumpulkan sejak 1850-an.
Terus fosil manusia purbakala, ada fosil gajah purbakala.. ada juga fosil-fosil tumbuhan dari jaman baheula..
Yang menarik adalah koleksi batu-batuan.. kristal warna ungu, intan..uhhhh lucu..
Selain itu ada juga sejarah pembentukan pulau-pulau di Indonesia. Ada juga keterangan langkah-langkah yang biasa dilakukan saat melakukan pencarian fosil-fosil, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan.
Di lantai dua ada tentang proses ekplorasi minyak bumi sampai menjadi bahan bakar bensin, minyak tanah dll.
Jalan kemarin itu memang kurang asyik, karena senjata utama handycam lupa tidak kebawa.. jadi kurang okeh..karena tidak bisa narsis-narsisan dan tidak banyak foto yang bisa diambil cuma mengandalkan camera di handphone.
Keluar dari museum, bontot kriwil ku minta makan siang.. hemmm sesekali makan di pinggir jalanlah. kebetulan didepan museum Geolagi ada taman lansia..disekitanya ada jualan makanan di tenda-tenda, dari mulai nasi timbel, nasi bakar ampe kupat tahu.. sagala aya lah..
Melewati taman tersebut dengan berjalan kaki, adeemmm, sunyi.. pohonnya besar-besar ..ahhhh segerrrrr..ada juga bangku-bangku untuk duduk-duduk.
Nasi bakar jadi pilihan dengan menu ayam bakar, pepes tahu, perkedal jagung, lalaban plus sambal ditambah teh botol. Untuk harganya murah abissss.. 4 orang cuma habis 53 ribu saja..
Itulah kisah jalan-jalanku hari sabtu ini. Ternyata museum bisa dijadikan alternatif menjadi jalan-jalan yang mengasyikan.. selain ilmu bertambah, keuangan negara juga untuk sisi pengeluaran tidak terlalu besar, beda dengan jalan ke mall.. he he.
So.. tidak salah sekali-kali si kecil diajak jalan-jalan ke tempat-tempat yang sejenis seperti itu..malah lebih bermanfaat ketimbang jalan-jalan ke mall..
Kalau untuk urusan yang satu ini, aku selalu punya waktu… telanjur sayang kali..Falling in Love lah.
Setiap sudut dipekarangan rumah, full sama yang namanya mahluk indah ini..
Untung Boss di rumah tidak pernah murka…beliau cukup paham dengan hobby yang satu ini.
Pinggir kanan car port aku tempel juga dengan bunga.. berkesan maksa tapi tembok yang tadinya sepi polos tanpa ekspressi, lumayan jadi lebih sejuk dan bermakna…he he he |
![]() |
![]() ![]() |
Pilar rumah juga jadi sasaranku juga… walaupun spion mobil kadang-kadang menghantamnya.. tapi tidak apa-apa..pokoknya aku mau hijauuuu..Diatas garasi tak akan aku biarkan sepi dong…. jadi aku gantung pula tanaman jenis pakis. Bunga seperti ini tidak perlu panas banyak, asal kena sinar sebentar saja sudah tumbuh bagus… |
| Di teras rumah ?… wah ini lahan favorite ku… panasnya hanya datang pagi-pagi dan siang hari cukup terlindungi… jadilah anggrek bulan aku simpan disana.. Kalau lagi bete… nongkrong dan mandangi mereka.. emhhh adeeeemmm banget..
|
Nah.. kalo yang ini sebenarnya pohon jambu mawar… tapi dengan bergesernya waktu… tiba-tiba jadi pohon sirih…wikkkkhhh . Pojok depan aku penuhi juga dengan bunga..
Dekat pagar aku tanami dengan bunga berwarna ungu ini… orang bilang tapak dara kalo tidak salah ….aku kurang peduli dengan nama-nama bunga, yang penting … lucu ..!!
Kalo ini foto-foto euphorbia ku… dulu dapetnya dengan perjuangan juga dari daerah bogor tapi jauh diatas… ampe pegel naek mobilnya. Untung Boss sabar mengantarku kesana sekalian bawa anak-anak liburan walaupun sempet rada sedikit protes..”Emang di Bogor bawah tidak ada yang jualan euphorbia Bun…??”… aku berdalih ” ya ada, tapi yang diatas sana koleksinya bagus-bagus lho..” hikkk cari jastifikasi!!
Ahhh … aku suka halamanku, gak terlalu luas tapi aku betah duduk disana… So..bersyukurlah dengan apa yang kita punya, maksimalkan potensinya maka HIDUP AKAN TERASA INDAH dan BERMAKNA.. gak percaya ? Coba saja..!! |

We Will Not Go Down performed by California-based artist Michael Heart www.michaelheart.com
All pictures taken from sabbah http://sabbah.biz/
Ini adalah slide tentang sejarah palestine untuk bahan referensi.
BubbleShare: Share photos – Play some Online Games.
Mudah-mudahan bisa jadi bahan renungan untuk kita.
dan bersyukur untuk segala berkah yang sudah diberikan kepada kita…
Sumber : “http://sabbah.biz/mt/”
beberapa hari yang lalu tagihan pasca bayar Telkomsel kartu halo baru kuterima…
Iseng-iseng aku check rincian percakapan..biasanya aku cuma lihat total tagihan, tapi entah kenapa bulan ini aku tertarik untuk melihat rincian biaya percakapan yang dilampirkan dalam tagihannya.
Ketika aku lihat SOURCE (LOKASI PERCAKAPAN).. rada-rada kaget, soalnya banyak sekali kota asal Cirebon… hah? Cirebon… dari mana datangnya… orang aku di Bandung terus .. bulan Desember kemaren gak ada keluar kota yang deket-deket atau lewat ke Cirebon…jadi darimana datengnya Cirebon?.
Dan hal lucu lainnya adalah pada tanggal yang sama, jam sama cuma beda menit doang rekaman pembicaraan menunjukan posisiku di Cirebon, tapi beberapa menit kemudian aku sudah ada di Bandung dan beberapa menit kemudian sudah di Cirebon lagi… Wak kak kak…..

Akhirnya aku telepon Telkomsel bagian Informasi. Aku complain karena merasa tidak pernah melakukan pembicaraan dengan posisiku di daerah Cirebon atau sekitarnya serta penunjukkan lokasi pembicaraan yang berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain dengan waktu yang teramat sangat cepat.. Impossible !!
Jawaban yang aku dapet adalah kira-kira sebagai berikut :
"Bu, memang pada tanggal-tanggal tersebut ada pengalihan sementara BTS untuk merelay pembicaraan tapi itu tidak masalah dengan tarif karena lokasi asal pembicaraan tetap dianggap dari Bandung, kalau untuk meyakinkan silahkan ibu datang langsung ke gerai Telkomsel terdekat". Emhhh… jadi cuma pengalihan saja tanpa ada pengaruh sama biaya ?. Aku pikir ya sudahlah kan namanya juga alat pasti sesekali ada terjadi gangguan atau error.
Iseng-iseng aku check biaya percakapannya dan ternyata aku dapat satu pertanyaan susulan :
ternyata ada perbedaan biaya antara lokasi pembicaraan yang berasal dari Bandung dengan lokasi pembicaraan dari Cirebon, padahal dengan nomor tujuan dan area yang sama. Apa ada aturan tertentu untuk penghitungan biaya percakapan ?

Costumer care tidak bisa menjelaskan kenapa hal itu bisa terjadi dan minta waktu 7×24 jam paling lama untuk menyelesaikannya. Dan memohon maaf untuk ketidaknyamanan yang aku dapatkan.
Ya.. ya..sudah pasti kumaafkan.. cuma untuk alasannya tetep aku mau tahu dong…
Sekarang sudah mendekati hari ke 7 sejak aku complain. Aku masih belum dapat konfirmasi dan penjelasannya dari pihak Telkomsel..masih ada sisa beberapa hari lagi.
Telomsel. Begitu Dekat Begitu Nyata… semoga bukan karena saking dekatnya, Bandung – Cirebon – Bandung bisa ditempuh dalam beberapa detik saja.! he he he.
Sebagai pelanggan setia TELKOMSEL KartuHalo, kalau untuk urusan kualitas suara dan jangkauan aku memang gak pernah dikecewakan ..! tapi kalau dapat kesalahan seperti ini sih.. tetep kecewa..
Gak sengaja mau ngumpul, tapi begitu haji Wagu bertandang ke rumahku, ide dadakan muncul. Aku telepon Kang Koni karena beliau lebih tahu list temen-temen alumni. dan haik-haik, phone sana-sini, disepakati tanggal 1 Januari 2009 jam 9 sampai selesai. kepanitiaan ? kagak ada.. yang penting ngumpul.. konsumsi ? beli langsung ditempat, biar tidak repot.
Tempatnya lumayan enak, wisata kuda paku haji cimahi..cukup jauh, tapi anak-anak happy.. bisa berenang (walaupun cuma untuk anak2), bisa naik kuda, flaying fox dan macam2 permainan ada disana,.. eh ada ATV juga, menelusuri kebun..
Isi acara gak macem-macem.. cuma saling interogasi tentang kemampuan mengembangkan keturunan ha ha ha.. ada juga tentang profesi terakhir ataupun tentang cerita-cerita konyol seputar mereka yang masih sering kontak.
Terkagum-kagum dengan sobatku, Yani, anaknya 4 dan laki-laki semua…sepertinya beliau maksa pengen perempuan jadi coba-coba teruuuussss, setelah yang ke empat ? kapok ya.bu ? he he he.
Mereka rata-rata sih berbuntut 3 dan aku sendiri yang buntutnya cuma dua dan perempuan semua. Emang kenapa dengan anak perempuan ? gak apa-apa ko, kan nanti juga aku dapet mantu laki-laki, sama saja…(menghibur diri ya Bu? He he he).
O iya, yang hadir ada Haji Wagu (namanya sih Asep Wawan Gunawan) tapi dari dulu kita singkat jadi Wagu, dan karena sudah menunaikan rukun islam yang ke 5, maka kalo manggil sekarang depannya sama kita tambahin jadi Haji, Wagu.
Ada lagi Asep Saepudin, dapat isterinya orang solo dan sayang kemarin tidak dateng. Tidak banyak berubah, tetep cool…
Berikutnya Erwin, yang ini sih lebih heboh, anaknya sudah SMA, kejar setoran ya Pak?
Ada juga kang Mii, namanya sih bagus Iim Ibrahin, tapi kita lebih suka manggil dengan kang Mii..dateng tanpa family. Ada Ogi alias Oray gibug panggilan dulu kala, padahal namanya bagus Ahmad Toha..(kayak nama pahlawan Bandung Lautan api ya..?, eh itu mah Muhammad Toha kali) dateng dengan 1 jagoan, dan 3 cewek cantik.
Ada lagi Kang Rudi Ismoyo.. duh karakter tidak berubah, pendiem saja, paling senyum-senyum.. (rambutnya ikalnya kemana kang ? hikh..). dateng tanpa keluarga pula.
Nah berikutnya adalah penjahat pada saat di kelas dahulu….Rahmat Mulya, namanya sih bagus tapi kelakuannya aduhhh … jahil. kita manggilnya Kuya atau Amet. Dia baru bulan ini ada di Bandung, baru pulang dari Menado katanya. Aku candain, “di Menado dapet berapa anak Met ?” wa ka kak.. dia pasrah dengan candaanku.
Ada lagi Yan Mulyana, Nah.. yang ini sih cover boy dari jaman baheula, entah sejarahnya apa tapi kita panggil dengan mummi, kerjanya di Sanyo (manajer apa kepala cabang bdg ya ?… tapi kasian lho… masa hari sabtu masih kerja…hikkh..).
Kang Koni.. jadi panitia dadakan, termasuk cari tempat dan bayar-bayar. Hadir dengan nyonya dan dua junior, anak pertama kelas 2 SMP sudah tidak mau ikut, thanks sudah mau repot ya kang.
Well.. walaupun yang hadir hanya 11 orang, tapi rasanya seneng banget bisa ngumpul, setelah 19 tahun tidak bertemu dan bisa melihat secara phisik kami sudah berubah jauh, ada yang badannya tambah mekar atau ada juga yang stabil, ada yang tambah kumis.. hi hi hi.
Untuk Alex yang ada di negeri kangguru, thanks sudah calling..sorry ngumpulnya gak bisa di Aussie sana, mahal diongkos boo…..
Pada kemana nih : Agus Darmawan dan Atjeng (aku udah sempet ketemu tahun lalu), Sutrisno (terakhir ketemu di caprock), Tri Rismiyatno (email aku gak direspons.. sedih..), Heni (kemarinlagi sakit, cepet sembuh jeng), Rini Mulyani (jejaknya gak ketemu, katanya di Kalimantan), Alex (dimaafkan gak bisa dateng, kejauhan), Gunardiansyah (sempet phone call tahun lalu), Tata Miharja, Wahyudin, Yul Asmi, Asep Hikmat, Yana Mulyana, Asep supriadi, Arif Sudrajat, Chandra Surya, Asep Rusman, Nugraha (asli 19 tahun gak ketemu, semoga masih inget aku..hikkk).
O iya.. ada berita duka juga, temenku ada yang sudah almarhum, Suryana. Selamat jalan sahabat semoga Alloh SWT menempatkanmu ditempat yang paling baik, mengampuni semua salah dan khilaf serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amien..
Baiklah, semoga silaturahmi dapat diadakan tiap tahun dengan peserta tambah banyak.







Pinggir kanan car port aku tempel juga dengan bunga.. berkesan maksa tapi tembok yang tadinya sepi polos tanpa ekspressi, lumayan jadi lebih sejuk dan bermakna…he he he











