Skip to content

Silaturahmi Jurusan Teknik Transmisi angkatan ’90

Januari 3, 2009

Gak sengaja mau ngumpul, tapi begitu haji Wagu bertandang ke rumahku, ide dadakan muncul. Aku telepon Kang Koni karena beliau lebih tahu list temen-temen alumni. dan haik-haik, phone sana-sini, disepakati tanggal 1 Januari 2009 jam 9 sampai selesai. kepanitiaan ? kagak ada.. yang penting ngumpul.. konsumsi ? beli langsung ditempat, biar tidak repot.

Tempatnya lumayan enak, wisata kuda paku haji cimahi..cukup jauh, tapi anak-anak happy.. bisa berenang (walaupun cuma untuk anak2), bisa naik kuda, flaying fox dan macam2 permainan ada disana,.. eh ada ATV juga, menelusuri kebun..

Isi acara gak macem-macem.. cuma saling interogasi tentang kemampuan mengembangkan keturunan  ha ha ha.. ada juga tentang profesi terakhir ataupun tentang cerita-cerita konyol seputar mereka yang masih sering kontak.

Terkagum-kagum dengan sobatku, Yani, anaknya 4 dan laki-laki semua…sepertinya beliau maksa pengen perempuan jadi coba-coba teruuuussss, setelah yang ke empat ? kapok ya.bu ? he he he.

Mereka rata-rata sih berbuntut 3 dan aku sendiri yang buntutnya cuma dua dan perempuan semua. Emang kenapa dengan anak perempuan ? gak apa-apa ko, kan nanti juga aku dapet mantu laki-laki, sama saja…(menghibur diri ya Bu? He he he).

O iya, yang hadir ada Haji Wagu (namanya sih Asep Wawan Gunawan) tapi dari dulu kita singkat jadi Wagu, dan karena sudah menunaikan rukun islam yang ke 5, maka kalo manggil sekarang depannya sama kita tambahin jadi Haji, Wagu.

Ada lagi Asep Saepudin, dapat isterinya orang solo dan sayang kemarin tidak dateng. Tidak banyak berubah, tetep cool…

Berikutnya Erwin, yang ini sih lebih heboh, anaknya sudah  SMA, kejar setoran ya Pak?

Ada juga kang Mii, namanya sih bagus Iim Ibrahin, tapi kita lebih suka manggil dengan kang Mii..dateng tanpa family. Ada Ogi alias Oray gibug panggilan dulu kala, padahal namanya bagus Ahmad Toha..(kayak nama pahlawan Bandung Lautan api ya..?, eh itu mah Muhammad Toha kali)  dateng dengan 1 jagoan, dan 3 cewek cantik.

Ada lagi Kang Rudi Ismoyo.. duh karakter tidak berubah, pendiem saja, paling senyum-senyum.. (rambutnya ikalnya kemana  kang ? hikh..). dateng tanpa keluarga pula.

Nah berikutnya adalah penjahat pada saat di kelas dahulu….Rahmat Mulya, namanya sih bagus tapi kelakuannya aduhhh … jahil. kita manggilnya Kuya atau Amet. Dia baru bulan ini ada di Bandung, baru pulang dari Menado katanya.  Aku candain, “di Menado dapet berapa anak Met ?” wa ka kak.. dia pasrah dengan candaanku.

Ada lagi Yan Mulyana, Nah.. yang ini sih cover boy dari jaman baheula, entah sejarahnya apa tapi kita panggil dengan mummi, kerjanya di Sanyo (manajer apa kepala cabang bdg ya ?… tapi kasian lho… masa hari sabtu masih kerja…hikkh..).

Kang Koni.. jadi panitia dadakan, termasuk cari tempat dan bayar-bayar. Hadir dengan nyonya dan dua junior, anak pertama kelas 2 SMP sudah tidak mau ikut, thanks sudah mau repot ya kang.

Well.. walaupun yang hadir hanya 11 orang, tapi rasanya seneng banget bisa ngumpul, setelah 19 tahun tidak bertemu dan bisa melihat secara phisik kami sudah berubah jauh, ada yang badannya tambah mekar atau ada juga yang stabil, ada yang tambah kumis.. hi hi hi.

Untuk Alex yang ada di negeri kangguru, thanks  sudah calling..sorry ngumpulnya gak bisa di Aussie sana, mahal diongkos boo…..

Pada kemana nih : Agus Darmawan dan Atjeng (aku udah sempet ketemu tahun lalu),  Sutrisno (terakhir ketemu di caprock), Tri Rismiyatno (email aku gak direspons.. sedih..),   Heni (kemarinlagi sakit, cepet sembuh jeng), Rini Mulyani (jejaknya gak ketemu, katanya di Kalimantan), Alex (dimaafkan gak bisa dateng,  kejauhan),  Gunardiansyah (sempet phone call tahun lalu), Tata Miharja, Wahyudin, Yul Asmi, Asep Hikmat, Yana Mulyana, Asep supriadi, Arif Sudrajat, Chandra Surya, Asep Rusman, Nugraha (asli 19 tahun gak ketemu,  semoga masih inget aku..hikkk).

O iya.. ada berita duka juga, temenku ada yang sudah almarhum, Suryana. Selamat jalan sahabat semoga Alloh SWT menempatkanmu ditempat yang paling baik,  mengampuni semua salah dan khilaf serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amien..

Baiklah, semoga silaturahmi dapat diadakan tiap tahun dengan peserta tambah banyak.

pic_0105pic_0106pic_0108pic_0111pic_0080

Iklan
4 Komentar leave one →
  1. Jubah Hitam Sang Penghayal permalink
    Januari 5, 2009 12:05 pm

    Wah… ngiri juga nih, semoga tali silutarahminya tetap terjaga, Amiiiiin. Salam buat senior semua.

  2. Januari 5, 2009 5:12 pm

    Amien…. thank you sudah mampir Bang. itu sih acara iseng-iseng saja, pengen lihat wajah orang2 era tahun70an.. wajah tua.. he he he

  3. Emod permalink
    Januari 12, 2009 2:32 am

    Adduh…..mani kabita…!
    Resep sigana téh, ngumpul ngariung jeung manusa éra 70an.
    Sigana pamilonna aki-aki 70 wungkul nya ?

    • Januari 12, 2009 3:15 pm

      Kang Emod? punten ti palih mana nya ?
      Ya namina oge wajah 70an.. wajah tua atuh Kang..
      Nuhun tos mampir.. ulah pundung ahh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: